Slide7MAJELIS BIDANG PELAYANAN

Dipimpin oleh : Dkn. JERRY SOETRISNO

Majelis Bidang Pelayanan di bentuk untuk mendukung Misi Gereja GKKA yaitu Meenyalurkan kasih dan karunia jemaat me;lalui pelayanan. Greg Odgen berkata : “Semua umat Allah terpanggil untuk melayani” (All God’s people are caleed to ministry). Tapi saying sekali, menurut survei yang dilakukan Schwarz terhadap 1600 orang Kristen aktif di eropa yang berbahasa jerman, ada 80 persen jemaat yang tidak dapat mengenali karunia mereka. Ini merupakan suatu tragedi karena menurut Schwarz, “Kekuatan terbesar dari setiap Gereja adalah harta karunia rohani yang Allah sudah berikan kepada anggotanya”

Setiap orang percaya pasti menerima minimal satu karunia dalam pelayanan. KArunia-karunia rohani diberikan demi kepentingan bersama, bukan untuk kepantingan pribadi. Dengan adanya karunia-karunia rohani, orang-orang peraya perlu belajar saling melayani dan membangun, sehingga seluruh anggota tubuh bertumbuh dalam kesatuan iman dan kesempurnaan dalam Kristus Yesus. Greg Odgen berkata, “Ketika karunia-karunia rohani dilakukan sesuai dengan kehendak Allah, hasilnya adalah kuasa Ilahi.”

Selanjtnya, perlu kita hayati pula bahwa pelayanan kepada Tuhan tidak semata-mata hanya di gereja, terbatas pada gereja lokal, tetapi seharusnya juga didalam dunia. Alkitab tidak berkata bahwa kita adalah terang dan garam gereja, tapi kita adalah terang dan garam dunia (Mat. 5:13, 14). Oleh sebab itu, peran dan panggilan Gereja di tengah dunia adalah secara aktif menyatakan kasih kristus (Mat. 22:37-39) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam bidang pendidikan, keshatan dan kepedulian sosial.

TUJUAN UTAMA MAJELIS BIDANG PELAYANAN :

  1. Memberdayakan Kelompok Inti Jemaat menjadi pelayan jemaat
  2. Membangun dan menyelenggarakan pelayanan yang berorientasi pada karunia
  3. Membangun struktur pelayanan yang tepat guna
  4. Menyelenggarakan program diakonia dan beasiswa bagi jemaat tingkat SD – SMU

LINGKUP PELAYANAN MAJELIS BIDANG PELAYANAN :

  1. Menyelenggarakan kelas pelatihan pelayanan
  2. Membuat dan mengembangkan struktur pelayanan dan kepemimpinan yang tepat guna
  3. Mengembangkan jenis jenis pelayanan dalam jemaat maupun di luar jemaat (diakonia, bakti sosial, beasiswa, program kemasyarakatan)
  4. Menetapkan standard minimal pelayanan
  5. Merekrut jemaat untuk terlibat pelayanan
  6. Bersama sama majelis bidang lainnya, mengkoordinasikan pendistribusian pelayan jemaat