Slide12Sejarah Komis Pemuda

Persekutuan pemuda awalnya disebut Tunas Muda-Mudi yang terbentuk pada Tahun 1993 beberapa bulan setelah berdirinya POS PI GKKA Arjuno di Denpasar. Saat itu ada yang mencetuskan untuk memulai persekutuan pemuda karena kebanyakan anggotanya sudah dianggap cukup umur untuk masuk kategori pemuda (Kebanyakan sudah SMA). Tetapi karena kebanyakan anggotanya merasa belum cukup “dewasa” untuk membentuk persekutuan pemuda, selain itu juga mengambil acuan dari Gereja induk yang kebanyakan anggota remajanya seumur dengan mereka, maka pembentukan persekutuan pemuda ditunda setahun. Saat ini persekutan pemuda masih disebut Tunas Muda-Mudi.

Nama Tunas Muda-Mudi berubah menajdi Komisi pemuda pada periode kepengurusan 1997 – 1999 yang diketuai Hanny Teja Winata. Pada umumnya kegiatan awal pemuda adalah mengadakan persekutuan setiap hari Sabtu Sore. Kadang-kadang pemuda mengadakan kebaktian padang di Bedugul, Nusa Dua, dan lain-lain. Kegiatan keakraban pun sering dilakukan bersama, seperti refreshing diwaktu-waktu senggang atau saat event-event khusus, dan juga olah raga bersama.

Kerinduan awal pengurus Komisi Pemuda saat itu adalah ingin bertumbuh secara kualitas dan kuantitas. Tantangan yang di hadapi menyangkut pertumbuhan secara kuantitas walaupun secara kualitas ada permasalahan juga. Kesulitan berinteraksi dengan anggota-anggota baru juga merupakan tantangan yang dihadapi kala itu. Jadi seolah-olah ada kelompok eksklusif di Pemuda, yang sebenarnya tidak diinginkan terjadi.

Kiranya dalam perjalanan kedepan, Komisi Pemuda dapat terus berkembang baik secara kualitas maupun kuantitas, dengan terus bersandar kepada Tuhan Yesus Kristus.