Presentation1Pada awalnya dijalan Tukad Pakerisan 1 XX yang saat ini menjadi jalan Bedugul 49, Ibu Yen Cen Chu mengadakan persekutuan doa. Beliau bersama dengan enam orang anak muda yaitu pembantu Rumah Tangga dan pegawai bengkel secara rutin mengadakan persekutuan doa yang dilayani oleh Ev. Melawati. Kerinduan Ibu Yen Cen Chu adalah berdirinya sebuah Gereja ditanah miliknya.

Rupanya Tuhan menjawab kerinduannya. Berawal dari kedatangan beberapa orang dan berlanjut terus Tuhan menambahkan jiwa-jiwa baru sehingga yang awalnya di mulai dari POS PI dengan hanya mengantongi surat ijin mendirikan POS PI dari BIMAS Kristen Prov Bali, kegiatan Gerejawi mulai diadakan. Pada tahun 1993 sampai akhir tahun 1994 pembangunan Gereja dimulai. Dengan menadapat dukungan dari Gereja Induk, Majelis kemudian berkomitmen untuk memiliki ibadah yang tetap. Atas keinginan yang kuat dan lingkungan yang sekitar yang mendukung maka gedung POS PI selesai di bangun. Pembangunan ini juga di bantu oleh Ev. Ruth Chuliyanti.

Tepat pada tanggal 1 November 1992, ketika POS PI berusia 2 tahun, Gereja Induk memberikan Hak otonom untuk menjadi Gereja yang dewasa dan saat itulah POS PI ini berubah status menjadi Gereja dewasa, yakni Gereja GKKA Denpasar.

GKKA letaknya sangat strategis yaitu berada di pinggir jalan Bedugul yang merupakan lalu lintas utama dan memiliki aksesbilitas yang sangat baik dimana sering dilalui oleh transport roda 4 dan 2 serta mobil-mobil niaga. Secara tidak langsung Gereja GKKA menjadi pusat perhatian masyarakat Denpasar khususnya di daerah pakerisan dan para pendatang dari berbagai daerah seperti Sumba, Kupang dll.

Saat ini GKKA telah memiliki jemaat sebanyak 300 – 350 Jiwa. Dengan semakin berkembangnya jemaat GKKA dan semakin banyaknya aktivitas gereja, maka ketersediaan ruangan dan lahan parkir menjadi permasalahan besar yang di hadapi gereja saat ini.

Memasuki usianya yang semakin dewasa GKKA Denpasar juga telah semakin hari mengalami perkembangan yang sangat luar binasa dengan dimulai era generasi muda boleh di percaya memimpin Gereja dengan saling berdampingan para generasi senior yang terus membimbing generasi muda untuk semakin lebih maju dan semua hanya untuk puji dan kemuliaan nama Tuhan Yesus. Secara Internal, Gereja GKKA telah menjadi tempat pertumbuhan iman bagi setiap jemaatnya. Secara eksternal, GKKA Denpasar telah memberikan pengaruh ke dunia luar baik dalam tingkat sinodal maupun dalam ikatan oikumene gereja dan kemasyarakatan. Secara Sinodal, gereja ini dipercaya untuk melayani sampai jenjang pimpinan dalam MPH sebagai KETUA I dan Ketua Departemen Litbang.

Kiranya dalam menapaki langkah-langkah selanjutnya, GKKA Denpasar senantiasa peka akan kehendak Tuhan bagi Gereja ini, dan tetap setia ketika menerima ujian yang Tuhan berikan.