Slide11Sejarah Komisi Wanita

Perjalanan Sejarah Komisi Wanita tidak terlepas dari sejarah GKKA Denpasar. Setelah POS PI GKKA Denpasar membentuk beberapa komisi (antar lain : Komis Sekolah Minggu, Komisi Remaja dan Komisi Pemuda), maka beberapa waktu kemudian, tepatnya 1 Mei 1994 lahirlah sebuah komisi yang baru. Adalah Komisi Wanita yang terbentuk pada saat itu. “Maria” diadopsi menjadi nama dari Komisi Wanita GKKA Denpasar.

Semula Komisi ini hanya beranggotakan sepuluh orang ibu-ibu, dengan pengurus mula-mula adalah :

  1. Ibu Elsye Setiawati
  2. Ibu Lie Swan Nio
  3. Ibu Lois Hoo

Mereka berada dibawah bimbingan Ev. Ruth Chuliyanti.

Pergumulan demi pergumulan berhasil dilalui komisi wanita “Maria”. Perkembangan baik dari segi kualitas dan kuantitas tentunya telah dirasakan. Lewat program–program yang telah dijalankan, para ibu bisa merasakan pertumbuhan iman yang lebih baik lagi. Secara jumlah kehadiran, rata-rata kehadiran setiap bulannya mencapai angka 25, dengan jumlah anggota yang tercatat sebanyak 50-an.

Melewati waktu yang bergulir, tanpa terasa telah terjadi beberapa kali pergantian kepengurusan. Saat ini, untuk periode kepengurusan 2007 – 2009, sejumlah ibu telah berkomitmen untuk melayani sebagai pengurus komis wanita “Maria” yang diketuai oleh Ibu Elsye Setiawati.

Demikian sejarah singkat berdirinya komisi Wanita “Maria” GKKA jemaat Denpasar. Kami sangat berterima kasih atas segala dukungan, baik dari para Hamba Tuhan, para Diaken, dan Komisi-Komisi yang lain, sehingga komisi wanita “Maria” boleh mengemban  pelayanan memajukan kaum wanita untuk lebih melayani Tuhan dan Keluarga.